Poster bangun malam

Poster tentang sindiran bagi mereka yang semangat bangun buat nonton bola tapi berat buat tahajjud hehehe

Poster Sholat dulu

Poster tentang ajakan buat ninggalin segala aktifitas buat sholat berjamaah

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 03 Januari 2014

Poster

Beberapa waktu lalu aku mendapat tugas mata kuliah Pengembangan Media PAI. tugasnya yaitu membuat media poster untuk pembelajaran. kami dibagi dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 orang. dan aku satu kelompok dengan Wiwin, Isna, dan Elvi. maka mulailah kami mencari inspirasi lalu kami tuangkan dalam corel. Kami menggunakan Corel Draw X4. Setelah memakan waktu 2 hari 1 malam (maklum amatiran, jadi butuh waktu cukup lama) kami berhasil membuat 2 buah poster. kedua buah poster tersebut penampakannya kayak gini nih... :
Poster 1. Bangun malam

Poster 2. Sholat dulu bro...

Yah itulah dua poster pertamaku menggunakan coreldraw. Gimane menurutmu ? :v

Kamis, 02 Januari 2014

Ibnucyber [Reborn]

Assalamu'alaikum wr wb....

Hoaaaaaaghhm..., rasanya sudah cukup lama menghilang dari dunia blogger....
dan akhirnya sekarang berhasil bangkit kembali (bukan dari kubur). Pada postingan sebelumnya, gue sempet nullis kalo it's not the end..., it's just beginning..., tapi nyatanya.... lagi-lagi vakum..., rasanya males banget buat posting.... -_-"

oke dan sekarang gue mau nyoba buat aktif..., inget... nyoba loh yaa... jadi ya mungkin aje kejadiannya sama kaya kemarin. Tapi insya Allah deh kali ini diusahain aktif.

buat mengawali kebangkitan gue, gue nyoba pasang template baru, pake dropdown menu (sesuatu yang gue impi-impikan sejak lama, akhirnya terkabul). tapi yaaa.... gitu deh... sementara ini dropdown menu dan beberapa fungsi lainnya masih belum bisa berfungsi dengan sempurna. Maklum, belajar otodidak, ga ada basic pendidikan IT yang mendalam (paling" bisanya word, excel, powerpoint, buka pesbuk sama twitter, trus donlod) jadi yaa.... gitu deh..., tapi insya Allah suatu saat akan coba belajar buat perbaikin itu dropdown menu dan menu-menu lainnya biar sempurna.... jadi sementara cuma buat tampilan doang..., silahkan nikmatin isi postingannya aja dulu, ga usah mikirin yang lain...., zehahahahaha....

Udah deh yah..., gitu aje dulu..., semoga selanjutnya bisa bener-bener aktif dan bisa nyempurnain tampilan blognya..., mohon doanya aje yaa...

Wassalamu'alaikum wr wb

Selasa, 30 Oktober 2012

it's not the end....


Assalamu'alaikum....

"Sabtu, 21 Agustus 2010"

yah..., itulah tanggal yang tertera pada postingan terakhirku di blog ini....dan sekarang adalah Oktober 2012
Itu artinya sudah 2 tahun lebih blog ini terbengkalai. Aku bahkan sempat ragu saat mencoba untuk log in..., jangan-jangan aku lupa e-mail dan password yang kugunakan untuk blog ini. Yah..., terlalu banyak e-mail yang ku punya hingga terkadang hal itu sering merepotkanku....
Tapi Alhamdulillah..., rupanya kali ini aku tak harus repot untuk flashback membuka memoriku tentang e-mail mana yang kugunakan untuk blog ini, karena dengan sekali coba rupanya aku berhasil masuk.....

...........

Aku bingung..., apa yang akan aku tulis kali ini..., aku tak berbakat dalam merangkai kata-kata..... karena itulah mungkin postingan kali ini pun entah apa maksudnya....

...........

Hmmmm...., gimana yaa.....??
-_-"

Ah..., intinya it's not the end deh..., it's just the beginning.....
:)

Minggu, 22 Agustus 2010

Dengan menyebut nama Allah

ini sebenarnya lirik lagu lama..., entah lagunye siape lupa...., Bimbo ape siape ya ?? lupa deh.... ya pokoknya ada lah... terus dibawain lagi sama grup band GIGI. yap, gue emang suka banget nih sama GIGI, terutama lagu-lagu religinya..., kayaknya hampir tiap bulan ramadhan selalu ngeluarin lagu-lagu religi yang enak dan adem bener.... salah satunya ya lagu ini nih.... ga usah berlama-lama, langsung aje nih liriknya.... ayo nyanyi bareng-bareng :v



Dengan menyebut nama Allah...
Jalani hidupmu...
Yakinkan niatmu...
Jangan pernah ragu...

Dengan menyebut nama Allah...
Bulatkan tekadmu...
Menempuh nasibmu...
Kemanapun menuju...

Serahkanlah hidup dan matimu....
Serahkan pada Allah semata...
Serahkan duka gembiramu...
Agar damai senantiasa hatimu....

Hikmah Puasa


Sebagian hikmah puasa bisa dilihat dalam firman Allah yang artinya: "Agar kalian bertakwa."
Takwa adalah buah yang diharapkan dan dihasilkan oleh puasa. Buah tersebut akan menjadi bekal orang beriman dan perisai baginya agar tidak terjatuh dalam jurang kemaksiatan. Seorang ulama sufi pernah berkata tentang pengaruh takwa bagi kehidupan seorang muslim; "Dengan bertakwa, para kekasih Allah akan terlindungi dari perbuatan yang tercela, dalam hatinya diliputi rasa takut kepada Allah sehingga senantiasa terjaga dari perbuatan dosa, pada malam hari mengisi waktu dengan kegiatan beribadah, lebih suka menahan kesusahan daripada mencari hiburan, rela merasakan lapar dan haus, merasa dekat dengan ajal sehingga mendorongnya untuk memperbanyak amal kebajikan". Takwa merupakan kombinasi kebijakan dan pengetahuan, serta gabungan antara perkataan dan perbuatan.
Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terhindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri dan sebagainya.
Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita menahan diri untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari, karena mematuhi perintah Allah. Begitu juga isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya ketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah SWT.
Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah: "Wahai orang-orang yang beriman" dan diakhiri dengan: "Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertakwa". Jadi jelaslah bagi kita bahwa puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketakwaan. Untuk menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama bulan Ramadhan: melatih diri dari menahan hawa nafsu, makan dan minum, mencampuri isteri, menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan umat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya. Rasullah SAW bersabda:"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong kosong dan kata-kata kotor." (HR. Ibnu Khuzaimah).
Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan saja dapat membersihkan ruhani manusia, tapi juga akan membersihkan jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak pernah istirahat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat mengistirahatkan alat pencernaan lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan efektif.
Perlu diingat, ibadah puasa Ramadhan akan membawa faedah bagi kesehatan ruhani dan jasmani kita apabila dilaksanakan sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan, jika tidak, maka hasilnya tidak seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia belaka.
Allah SWT berfirman "Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf:31)
Nabi SAW juga bersabda "Kita ini adalah kaum yang makan apabila merasakan lapar, dan makan dengan secukupnya (tidak kenyang)."
Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi sesuai keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa mudarat kepada kesehatan kita. Bisa menyebabkan badan menjadi gemuk, efek lainnya adalah mengakibatkan sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Dengan demikian maka puasa bisa dijadikan sebagai media diet yang paling ampuh dan praktis.
Puasa tidak diwajibkan sepanjang tahun, juga tidak dalam waktu yang sebentar melainkan pada hari-hari yang terbatas, yaitu hari-hari bulan Ramadan, dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Karena, jika puasa diwajibkan secara terus menerus sepanjang tahun atau sehari semalam tanpa henti, tentu akan memberatkan. Begitu juga jika hanya untuk waktu separuh hari, tentu tak akan memiliki pengaruh apa-apa, akan tetapi puasa diwajibkan untuk waktu sepanjang hari mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, dan dalam hari-hari yang telah ditentukan.
Selain keringanan dalam masalah waktu, Allah juga membuktikan kasih sayang-Nya kepada hamba dengan memberikan keringanan-keringanan yang lain, di antaranya kepada: orang sakit (yang membahayakan dirinya jika berpuasa) dan orang yang menempuh perjalanan jauh (yang memberatkan dirinya jika melaksanakan puasa) diperbolehkan untuk berbuka dan menggantinya pada hari yang lain, sesuai dengan jumlah puasa yang ia tinggalkan.
Dengan kalam-Nya Allah telah menegaskan kepada manusia, keutamaan puasa di bulan suci Ramadhan sebagai bulan keberkahan, dimana Allah memberikan nikmat sekaligus mukjizat yang begitu agung kepada hamba-Nya berupa turunnya Al-Qur'an.
Ayat-ayat Al-Qur'an juga menjelaskan betapa Tuhan begitu dekat dengan hambanya, Ia selalu menjawab do'a mereka di mana dan kapan pun mereka berada, tidak ada pemisah antara keduanya. Maka sudah selayaknya bagi seorang muslim, untuk selalu berdo'a, memohon ampunan kepada Tuhannya, beribadah dengan tulus-ikhlas, beriman, dan tidak menyekutukan-Nya, dengan harapan Allah akan mengabulkan semua do'a dan permintaannya.
Diriwayatkan bahwa sekumpulan orang pedalaman bertanya kepada Nabi SAW :"Wahai Muhammad! Apakah Tuhan kita dekat, sehingga kami bermunajat (mengadu dan berdoa dalam kelirihan) kepada-Nya, ataukah Ia jauh sehingga kami menyeru (mengadu dan berdoa dengan suara lantang) kepada-Nya?" Maka turunlah ayat: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. (QS. Al-Baqarah/2: 186)
Allah telah memberikan beberapa pengecualian bagi umat Muhammad dalam menjalankan ibadah puasa, seperti dibolehkannya seorang suami untuk memberikan nafkah batin kepada isterinya pada malam bulan Ramadhan, kecuali pada waktu I'tikaf di masjid, karena waktu tersebut adalah waktu di mana manusia seharusnya mendekatkan diri kepada Allah tanpa disibukkan dengan perkara yang lain.
Diantara hikmah puasa yang dapat dicatat juga adalah sebagai wijaa, perisai atau pelindung:Rasulullah SAW menyuruh orang yang kuat "syahwatnya" dan belum mampu untuk menikah agar berpuasa, menjadikannya sebagai wijaa (memutuskan syahwat jiwa) bagi syahwat ini, karena puasa eksistensi dan subtansialnya adalah menahan dan menenangkan dorongan kuatnya anggota badan hingga bisa terkontrol serta seluruh kekuatan (dorongan dari dalam) sampai bisa taat dan dibelenggu dengan belenggu puasa. Telah jelas bahwa puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menjaga anggota badan yang nyata/dhahir dan kekuatan bathin. Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda "Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu ba'ah (mampu menikah dengan berbagai persiapannya) hendaklah menikah, karena menikah lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, hendaklah puasa karena puasa merupakan wijaa' (pemutus syahwat) baginya". (HR. Bukhari 4/106 dan Muslim no. 1400 dari Ibnu Mas'ud).
Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa surga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi (seperti menahan syahwat dsb), dan neraka diliputi dengan syahwat. Jika telah jelas demikian, sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat, mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka, puasa menghalangi orang yang berpuasa dari neraka. Oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka, dan perisai yang menghalangi seseorang darinya.
Bersabda Rasulullah SAW "Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim". (HR. Bukhari 6/35, Muslim 1153 dari Abu Sa'id Al-Khudry. Ada redaksi lain yaitu telah bersabda Rasulullah SAW : "tujuh puluh musim", yakni : perjalanan tujuh puluh tahun, demikian dijelaskan dalam kitab Fathul Bari 6/48).
Rasulullah SAW bersabda "Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka" (HR. Ahmad 3/241, 3/296 dari Jabir, Ahmad 4/22 dari Utsman bin Abil 'Ash. Ini adalah hadits shahih).
Dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda "Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi".
Sebagian ulama telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. Namun dhahir/redaksi hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan ridha Allah SWT, ini sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam termasuk puasa di jalan Allah (seperti yang disebutkan dalam hadits ini).
itulah beberapa hikmah yang bisa dipetik selama ramadhan, semoga bermanfa'at. wallahu'alambisshawab.

Makna Ujian


Bulan suci Ramadlan bulan istimewa. Hari-hari di dalamnya hari-hari istimewa. Saat-saat di dalamnya, saat isitimewa. Bulan dibukakannya segala pengampunan, pintu surga, dan ijabahnya do'a-do'a. Bulan ditebarkannya harapan bagi mereka yang berharap kepada-Nya. Bulan diangkatnya segala kesulitan hidup bagi yang meminta bantuan-Nya. Kalau kita dililit utang piutang, maka Allah adalah Dzat Mahakaya yang menjanjikan terkabulnya doa: Dia dengan mudah akan melunasinya. Di bulan inilah pula sebagai wahana memohon pertolongan Allah atas segala kebutuhan hidup kita.
Ujian hidup tidak bisa kita elakkan dari kehidupan ini; ujian senantiasa menyertai. Dari sejak kecil, kita dibesarkan oleh ujian. Baik itu ujian sekolah, organisasi, dan sebagainya. Sesugguhnya itu ujian yang kecil. Di samping itu, ada ujian hidup yang sesungguhnya dapat mematangkan diri kita.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu seperti yang dialami orang-orang sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: 'Bilakah pertolongan Allah?' Ingatlah sesungguh pertolongan Allah itu sangat dekat." (QS. Al-Baqarah:214)
Jika Allah SWT menyentuhkan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Yunus (10) : 107
Allah SWT dalam menyebut istilah ujian dalam ayat itu menggunakan kata 'menyentuhkan'. Musibah kepada kita itu hanya sentuhan bukan pukulan. Adapun ternyata kita merasa sakit, sebabnya kita tidak mau menerima musibah ini. Padahal, jelas-jelas musibah ini sarat dengan berbagai pahala dan hikmah, misalnya bisa menggugurkan dosa, mengangkat derajat keimanan di hadapan Allah SWT. Sehingga, jika saja kita mengetahui dan meyakini tatkala diuji dengan penghinaan sebagai penggugur dosa, maka kita tidak akan merasa demikian perih ketika menerimanya.
Dan juga jangan pernah merasa kita sendirian kapan pun dalam melalui berbagai ujian Allah SWT.
"Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (QS. Qoof: 16).
Karena Allah-lah yang mengurus kita setiap saat. Yang menyayangi diri kita sendiri, bahkan lebih daripada kita sendiri. Andai kita mengetahui betapa Allah yang menyayangi hamba-Nya, pasti kita tidak akan mengkhianatinya, karena saking malunya. Andai saja kita tahu kekuasaan Allah SWT yang mutlak sempurna, pasti tidak akan ada lagi harapan atau bergantung dan bersandar kepada selain Allah. Andai saja kita tahu perlindungan Allah Maha Sempurna Maha Kokoh, tentunya kita tidak akan minta tolong pada siapa pun, karena meminta kepada seseorang bisa menyebabkan hina harga diri kita. Meminta kepada Allah, akan meningkatkan harga diri kita, dan tidak akan pernah sedikit pun dikecewakannya.
Allah pun demikian menyangi orang beriman, sebagaimana tersurat dalam sirah nabawiyah: Ketika itu, dalam suatu peperangan, pasukan muslimin mendapat banyak tawanan perang. Di antaranya terlihat seorang perempuan yang menggendong bayi dengan menunjukkan kasih sayangnya melalui pelukan, belaian, disusuinya dan sebagainya. Lalu Rasul saw bertanya kepada para sahabatnya, "Bagaimana kiranya menurutmu, ibu tersebut, akan tegakah melemparkan anaknya ke dalam api yang menyala?" "Demi Allah tidak mungkin," kata para sahabat. "Ketahuilah, Allah mencintai orang yang beriman lebih daripada ibu tersebut mencintai anaknya. Allah tidak mungkin melemparkan yang beriman ke neraka."
Jadi, sesungguhnya yang mengantarkan kita ke neraka itu kelakuan kita sendiri. Kita diuji dengan sakit, difitnah, dijauhi, kehilangan sesuatu, supaya kita bersih dari dosa-dosa; dosa kita bisa terkikis habis; supaya hati tidak bersandar dan tidak merasa nyaman dengan selain Allah; supaya tatkala pulang ke akhirat kita bisa berjumpa dengan Allah dalam keadaan diridhainya.
Mudah-mudahan Allah SWT menyingkapkan hijab di hati kita, sehingga iman tidak hanya di mulut, melainkan menghujam hingga ke dalam pori-pori hati kita. Setiap saat kita sibuk dengan Allah Yang Maha Gagah. Allah SWT tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang hatinya selalu ingat pada-Nya.
"Dan pastilah Allah akan menolong siapa saja yang mau menolong (Dien)-Nya" (QS Al-Hajj : 40)
Tidak ada yang menginginkan kita ke surga kecuali Allah SWT Sang Pencipta. Maka jangan pernah bersuudzon (berburuk sangka) kepada Allah SWT tatkala diuji dari berbagai masalah. Itu semua menunjukkan bahwa kita diuji dan terbukti kita layak masuk surga.

Dirgahayu Indonesiaku.... Bangkitlah tuk raih kemerdekaan sejati....

17 - 08 - 1945

65 tahun silam Ibu Pertiwi tengah bergembira....
65 tahun silam Ibu Pertiwi tengah menangis....

Bergembira karena akhirnya impian seluruh rakyat Nusantara telah tercapai....

Menangis..., karena terharu menikmati buah dari perjuangan mereka selama ini..., perjuangan selama 3,5 abad melawan penjajah Belanda dan 3,5 tahun melawan Jepang dg tetesan keringat..., dan bermandikan darah..., begitu banyax korban berjatuhan, dari pihak kawan maupun lawan..., ribuan mayat bergelimpangan..., gedung" hangus terbakar..., fasilitas umum hancur berkeping"....
Begitu banyak anak" bangsa yang gugur sbg bunga bangsa...,
Dan akhirnya 17-O8-'45 Indonesia meraih kemerdekaannya yg dibacakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta...

Namun..., perjuangan belum berakhir..., perjuangan mempertahankannya tak kalah berat..., semakin banyak korban yg menjadi Bunga Bangsa...

Dan sekarang Indonesia telah merasakan kemerdekaan tepat 65 tahun.....

Namun..., apa benar kemerdekaan yg qt rasakan slama ini adalah kemerdekaan sejati...??

Begitu banyak yg belum merasakan keadilan hukum, Miskin prestasi Olahraga..., begitu banyak hutang, Begitu banyak koruptor..., perekonomian yg mzih tetap belum menjangkau rakyat miskin..., masih banyak anak" bangsa di pelosok" negri yg belum merasakan kemerdekaan sejati..., masih banyak yg belum biza menikmati pendidikan..., mzh bnyak yg blum bza mendapatkan fasilitas kesehatan sebagus qt...,

Itu baru sbagian kecil contoh kemerdekaan yg blum qt raih...

Oleh karena itu wahai saudaraku sebangsa dan setanah air..., marilah qt perbuat yg trbaik untuk Indonesia qta...

BAWALAH INDONESIA MENUJU KEMERDEKAAN SEJATI.....

BANGKITLAH...!!! SUDAH TERLALU LAMA ENGKAU TERTIDUR INDONESIAKU....

DIRGAHAYU INDONESIAKU...
JAYALAH SLALU....

SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA....!!!

MERDEKA...!!!
MERDEKA...!!!
MERDEKA...!!!